Matahari terbit di Gili Trawangan

Matahari terbit di Gili Trawangan

Sepi itu anugerah. Seperti pagi ini ketika aku berlari telanjang kaki di pinggir pantai. Bangun pagi sekali mengalahkan terbitnya matahari dari belakang bukit di ujung sana.
Kulempar pandangan ke sekeliling. Jejak kaki yang tertinggal di belakang perlahan terhapus oleh ombak yang memecah. Lalu bangunan berganti langit biru muda, klakson kendaraan berganti debur ombak, teriakan tetangga berganti bunyi nafasku sendiri.
Sepi,
Tapi aku tidak merasa sendiri.

Advertisements