Merindu Pagi

..I miss enjoying my mornings. Opening up my eyes early to a quiet dark-still sky

Semula berawal dari percakapan random antara saya dan dia di malam hari seperti biasa. Sewaktu di jalan pulang saya kirim pesan seperti di atas itu. Ternyata saya bukan satu-satunya merasakan hal yang sama. Kami sama-sama merindu pagi.

..When I was younger I would get up early in the morning especially in the summer and enjoy the stillness before others were up yet

Saya lupa kapan terakhir benar-benar menikmati pagi hari yang tenang. Terbangun dengan hati senang, melirik ke jendela melihat pemandangan dan menyesap dalam-dalam udara pagi yang belum terpolusi zat kimia berbahaya kendaraan bermotor yang bising. Turun pelan-pelan dari tempat tidur mengarah ke dapur, membuat kopi dan lalu duduk di depan  jendela yang terbuka lebar membiarkan hawa pagi yang dingin masuk ke dalam ruangan.

Tidak peduli apa yang akan terjadi di pagi itu, tidak peduli bunyi telepon pintar , tidak peduli hal yang harus dilakukan di hari itu. Benar-benar pagi yang tidak memburu.

..I’s been a while since I enjoy mornings like that . Either busy for working or skip it for sleeping

Kita mungkin terlalu sibuk mengisi hari-hari sampai lupa untuk menarik nafas ketika membuka mata. Atau mungkin ini semua karena ritme tubuh yang sudah terlalu lama tinggal di kota. Terbiasa dengan ketukan berirama cepat.

..hard too find peace in a city that never stops

Ah, sepertinya ini waktunya saya mengambil liburan.

 

*dari lantai 12 dan lagi-lagi terbangun siang.

Advertisements